|
Kemanakah Kita Setelah Meninggal? Pertanyaan yang selalu menghantui kita. Sejak manusia sadar akan hidupnya dan melihat kematian. Satu hal yang saya percaya: Kematian bukan akhir dari segalanya. Ada kehidupan setelah kematian. Seorang atheis/komunis sekalipun banyak yang menerima Tuhan setelah mengetahui kematian ada didepannya. Tapi apakah setelah kematian lantas manusia masuk dalam "proses penyucian" dahulu lalu untuk dihakimi sesuai perbuatannya setelah dihukum sesuai perbuatannya itu lalu bisa masuk surga dengan ditemani 72 malaikat perawan cantik/ganteng seperti pendapat banyak orang. Dalam Alkitab dijelaskan bahwa setelah kematian, roh manusia menunggu di GEHENA. Sebuah alam roh. Setelah waktuNYa tiba. Maka Yesus akan menyongsong setiap orang percaya dan membangkitkan para martir (syuhada). Kejadian ini disebut rapture. Setelah itu ada Kerajaan 1000 tahun. Dengan Yesus Kristus sebagai Rajanya di Bumi bersama-sama setiap orang percaya memerintah di Bumi untuk 1000 tahun. Lalu Setan dan para malaikatnya melakukan perang terhadap Kerajaan ini dan banyak orang akan disesatkan dan binasa. Setiap orang yang mengakui Yesus adalah TUHAN dan Juruselamat dan melakukan setiap perintahNYA akan hidup. Akhirnya Bumi yang baru akan lahir. Tidak ada kejahatan. Tidak ada kematian. Tidak ada setiap orang ditemani 72 perawan cantik. Karena di Surga tidak ada KEMAKSIATAN. Saya tidak bisa membayangkan Ayah saya berada bersama 72 perawan atau Ibu saya bersama 72 gigolo surgawi. Bersama-sama kakek atau nenek saya atau bahkan saya sendiri. Maaf. Surga bukan tempat maksiat. |
| Leave a Comment: |